Pendemi Covid dan Pembelajaran jarak jauh


tahun pelajaran 2020/2021, SMPN 2 Boawae Satap  mencoba pembelajaran Daring dan direspon baik oleh orang tua murid. Bentuk dukungan tersebut berupa upaya pembelian smarth phone bagi putra-putri mereka. Data teranyer bahwa 85% siswa SMPN 2 Boawae Satap, telah memiliki Smarth phone, disamping yg telah disediakan Lembaga SMPN 2 Boawae Satap, melalui Bantuan BOS Afirmasi tahun anggaran 2019 sebanyak 35 buah tablet Samsung.

Kerjasama mumpuni guru dan orangtua murid telah mengantar pembelajaran daring menjadi satu satunya model pembelajaran di lembaga ini, Melalui Google class room, siswa dapat mengakses materi dan tugas yang dibagikan guru sesuai dengan kelas dan mata pelajaran yang diampuh.

Harapannya pendemi covid ini segera berakir, sehingga tatap muka secara langgsung bisa segera terjadi, sehingga penggunaan media daring dapat dikurangi.

Menggandeng tema, Jarak bukan masalah dalam belajar, SMPN 2 Boawae Satap telah mencoba keluar dari problema pendemi ini, good job sobat.

Dibawah Nakodah Bpk, Martinus Biku, S.Ag, Lembaga ini perlahan mulai belajar menggunakan media perantara, dengan harapan keberlangsungan proses belajar tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Apresiasi kami berikan yang setinggi tingginya atas dedikasi dan pengorbanan teman teman guru yang mau belajar dalam keterbatasan.

Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada KEMENINFO melalui BAKTI, sekolah kami mendapat bantuan internet untuk rakyat secara Gratis sejak tahun 2016 sampai sekarang.

Tak lupa kami ucapkan terima kasih banyak untuk instruktur daring pak Simplisius Mbete dan Pak Ari dari SMPS Kotagoa Boawae, tanpa kalian kami bukan siapa siapa. kiranya Tuhan membalas semua jasa baik bpk bpk semua.

Malalaja 23 Juli 2020

omguru yon



Komentar

Postingan populer dari blog ini