Postingan

PROGRAM GURU PENGGERAK

Gambar
Dalam kurun waktu 3 tahun belakangan ini, SMP Negeri 2 Boawae Satap, Melalui Kepala Sekolah, gencar mendorong guru-gurunya untuk mengikuti program Guru penggerak. Hal ini sangat dirasakan dampaknya setelah dua orang guru lulus jadi guru penggerak angkatan 8 atas nama Bpk. Klemens Jona dan ibu Elvira Maria Bhudu. Selanjutnya Calon Guru Penggerak angkatan 9, atas nama Klaudia Medho, pindah tugas ke SMPK Hanura. muncul pengganti pada anggatan 10 ini sejumlah 3 orang guru, Saya sendiri, bersama Pak Martinus Tinu dan ibu Irna, sedang menjalani proses pendidikan. sementara anggkatan 11 mengantri ada 3 orang guru, dan Ibu Rety (Kepsek, cie cie.. tut wuri handayani.. ooo), serta ibu Theresia, Pa vinsen dan ibu Rosa, (yang sekarang pindah tugas ke Labuan Bajo) mengikuti suami .   Pentingkah? Pertanyaaan ini selalu terngiang saat saya masih belum mengenal program ini, betapa tidak, hal ini terjadi karena terdapat banyak sekali vlog atau postingan di medsos yang menjelaskan bahwa program ini...
 catatan refleksi... Arundati Shinta Fakultas Psikologi  Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta MENJADI JUARA KELAS: SUATU KEHARUSAN BAGI ANAK? B erapa ranking putra Anda? Itu adalah pertanyaan yang paling sering muncul dalam percakapan antar orangtua. Bila seorang anak tidak masuk dalam kategori ranking yang membanggakan, maka para orangtua tidak perlu mempromosikan di depan orangtua lainnya. Padahal ranking yang dianggap membanggakan adalah 10 besar, dan jumlah murid setiap kelas sekitar 40 anak. Jadi dari 40 orangtua, hanya 10 saja yang sah untuk merasa bangga dengan prestasi anaknya. Berdasarkan hal ini, banyak orangtua yang menyuruh anaknya mengikuti les tambahan. Salah satu menu les tambahan itu pasti berupa penyelesaian PR yang harus dikumpulkan esok harinya. Jadi jadwal kegiatan anak-anak (terutama yang masih duduk di bangku SD) yaitu belajar di sekolah pukul 7.00 - 13.00, makan siang di kantin sekolah, dilanjutkan dengan les pelajaran sekolah, dan pulang ke rumah sekita...

Tim Asesor akreditasi lakukan Visitasi di SMPN 2 Boawae Satap.

Gambar
Malalaja 23 Mei 2023. Visitasi  adalah kegiatan verifikasi dan klarifikasi isian instrumen  akreditasi , data dan informasi pendukung, serta observasi terhadap kondisi objektif  sekolah  untuk menentukan status, peringkat, dan predikat  akreditasi. Badan Akreditasi Nasional (BAN) provinsi NTT telah melaluan visitasi di SMPN 2 Boawae Satap, Senin 22 Mei sampai Selasa 23 Mei 2023.  "Kegiatan visitasi ini dilakukan  dalam rangka pembinaan, pengembangan, dan peningkatan mutu sekolah/madrasah" tambahnya Proses visitasi merupakan rangkaian pelaksanaan akreditasi yang melekat dengan fungsi evaluasi diri.  Asesor menemui Kepala Sekolah, Tim Akreditasi, serta warga lembaga untuk menyampaikan tujuan visitasi. Kemudian asesor membandingkan data instrumen evaluasi diri yang sudah di upload di sispena dengan kondisi nyata sekolah melalui pengamatan, observasi kelas, wawancara, dan pencermatan ulang data pendukung serta pendalaman hal-hal khusus yang berkaitan ...
Gambar
 Evaluasi Mingguan Sebagai Pedoman Proses Kegiatan Pembelajaran Pada Minggu Berikut Nakodah baru Suasana baru, yups ini saya sematkan untuk suasana baru yang terjadi dibawa kepemimpinan ibu Maria Gorety Gego, Setiap akhir minggu kami selalu mengevaluasi kegiatan guru, baik di dalam kelas, Perangkat Pembelajaran, maupun kegiatan diluar Kelas termasuk Kegiatan Extrakurikuler. Awalnya  memberatkan karena hemat saya hanya buang buang waktu saja. tetapi belakangan dirasakan manfaatnya karena evaluasi ini dijadikan pedoman perbaikan untuk kegiatan minggu berikut. yeeeee. asiiik. intinya bekerja dengan senang hati, segala sesuatu dirasakan ringan saja, jadi enjoy saja, kata ibu siska kedang, kesimpulan sementara ada benarnya juga. kami juga rasakan itu. Menurut ibu Margot, ahli dalam bidang musik dan vokal mengatakan bahwa, evaluasi itu penting sehingga pada minggu berikut kita tidak jatuh dalam kesalahan yang sama. yuuupps intinya semua sepakat buuuuu, demi kebaikan lembaga dan masa...
Gambar
  TERIMA KASIH BAPAK MARTINUS BIKU S.Ag, INI BUKAN JODHO TAPI PUJI Cara terbaik untuk belajar dari pengelaman adalah REFLEKSI, “Rrefleksi mendalam terkait pengelaman yang dipadukan dengan pengetahuan dan konsep akan melahirkan pengetahuan baru yang lebih kontekstual”. Dengan sudut pandang sederhana ini maka saya memandang perlu menggambarkan refleksi perjalanan bersama Bapak Martinus Biku,S.Ag selaku mantan Kepala Sekolah SMPN 2 Boawae Satap dalam bentuk tulisan sederhana ini. Tulisan sederhana ini sekiranya menjadi penguat ikatan emosional yang telah terbangun selama masa kepemimpinan Bapak Martinus ,sekaligus menjadi bara pembakar motivasi kita untuk perjalanan SMPN 2 Boawae Satap Selanjutnya. Setiap orang memiliki sudut pandang masing-masing terkait kepemimpinan, tidak ada yang salah dengan hal itu,namun perlu diingat bahwa lebih mudah terlihat layak untuk suatu posisi yang tidak dipegang seseorang, dibandingkan dengan jabatan yang sedang dipegangnya. Sedikit mengutip pendapat...

Afiliasi SMPN 2 Boawae Satap dan SSB GARUDA YAKSA Media Pendidikan Karakter

Gambar
  GARUDA YAKSA Guru Yanto dan Guru Febri bersama Tim padaTurnamaen Aeramo Cup (foto. Red) A dalah salah satu tim sepak bola amatir yang berada di D esa Kelewae , Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo. Tim ini terbagi dalam beberapa kelompok umur yakni kelompok Umur 14, ( U14)  Umur 16 (U16) dan Umur 22 (U22) Pemain yang tergabung dalam tim GARUDA YAKSA didominasi oleh anak-anak Desa Kelewae serta beberapa Desa yang berada di wilayah Leguderu, Kelewae, Solo, dan Rowa atau yang lebih dikenal dengan " LEKESOR " . Tim ini diasuh oleh seorang pelatih muda dan bujang yang merupakan mantan pesepak bola amatir yakni Yanto Gawe ,ia juga dibantu oleh beberapa rekan yang juga merupakan mantan pesepak bola amatir yakni Patris Jogo alias Bufon Rits serta Febrin Tonda . Selain mantan pesepak bola amatir Yanto Gawe juga merupakan seorang guru Pendidikan Jasmani yang bertugas di SDI Malalaja . Dasar pembentukan Tim GARUDA YAKSA bertujuan memberi ruang bagi anak-anak desa untuk mengembangk...

MEMAKNAI HARI GURU MELALUI PEMBENTUKAN SANGGAR SMPN 2 BOAWAE SATAP

Gambar
  T angga secara etimologi memiliki makna alat atau media untuk berpindah ke tempat yang lebih tinggi, sedangkan Anak Tangga adalah tempat pijakan pada tangga tersebut untuk membawa si pengguna ke tempat yang diinginkan. Ketersediaan Anak   tangga yang baik akan mendukung tangga   agar bermanfaat bagi pengguna, dan apabila salah satu anak tangga tidak tersedia atau goyah, maka “use value”atau nilai   guna tangga   tersebut menjadi minus bahkan useless atau tidak bermanfaat. Contoh nyata dalam keseharian kita, pemanfaatan medya tangga adalah para petani Cengkeh. Untuk dapat memetik bunga cengkeh, tangga merupakan medya wajib yang harus disediakan. Tangga yang baik adalah tangga kokoh yang memiliki anak tangga dengan jarak ideal dan teratur, sehingga pengguna dapat berpijak secara bertahap dari tingkat terendah sampai pada tingkat terakir. Terinspirasi dengan medya tangga yang tentunya akrab dengan masyarakat Desa Kelewae, dengan mata pencaharian utamanya ...