PROGRAM GURU PENGGERAK
Dalam kurun waktu 3 tahun belakangan ini, SMP Negeri 2 Boawae Satap, Melalui Kepala Sekolah, gencar mendorong guru-gurunya untuk mengikuti program Guru penggerak. Hal ini sangat dirasakan dampaknya setelah dua orang guru lulus jadi guru penggerak angkatan 8 atas nama Bpk. Klemens Jona dan ibu Elvira Maria Bhudu. Selanjutnya Calon Guru Penggerak angkatan 9, atas nama Klaudia Medho, pindah tugas ke SMPK Hanura. muncul pengganti pada anggatan 10 ini sejumlah 3 orang guru, Saya sendiri, bersama Pak Martinus Tinu dan ibu Irna, sedang menjalani proses pendidikan. sementara anggkatan 11 mengantri ada 3 orang guru, dan Ibu Rety (Kepsek, cie cie.. tut wuri handayani.. ooo), serta ibu Theresia, Pa vinsen dan ibu Rosa, (yang sekarang pindah tugas ke Labuan Bajo) mengikuti suami . Pentingkah? Pertanyaaan ini selalu terngiang saat saya masih belum mengenal program ini, betapa tidak, hal ini terjadi karena terdapat banyak sekali vlog atau postingan di medsos yang menjelaskan bahwa program ini...